Kenang Fatwa Resolusi Jihad, Ribuan Kader NU Padang Ikuti Pawai Ta’aruf

oleh -dibaca 71 orang

NU-LUMAJANG.OR.ID, Padang – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019, ribuan kader NU lintas sektoral mengikuti Pawai Ta’aruf di Kecamatan Padang, Lumajang. Berbagai potensi warga Nahdliyin ditampilkan dalam upaya mengenang fatwa resolusi jihad puluhan tahun lalu itu, Minggu (27/10/2019).

Menurut ketua MWC NU Padang, Edi Nanang Sofyan,  pawai ta’aruf yang diikuti oleh ribuan kader NU se-Kecamatan Padang, selain penampilan seni, berbagai penampilan lain juga ditampilkan dalam pawai kali ini.

“Kalau tidak salah, tercatat sekitar 1800 kader yang hadir mas, dan menampilkan berbagai potensinya mulai dari Seni Tari Yahlal Wathon, Seni Bela Diri hingga pawai poster Ulama,” ungkap Edi.

Baca Juga:  Inilah 10 Pemenang Lomba Foto Hari Santri Nasional 2019

Pawai Ta’aruf yang baru kali pertama digelar secara meriah di Kecamatan Padang ini dihadiri pula pimpinan Muspika dan Pengurus Tanfidziah PC NU Lumajang.

“Saya melihat di HSN ke-5 ini semakin massif keterlibatan kader NU mas, sebab berbagai kegiatan yang digelar dalam rangka HSN ini hingga ke pelosok desa, seperti ini,” terang Sekretaris PC NU Lumajang, H. Abdul Mughits Nauval saat dihubungi melalui sambungan telpon.

Ia juga berharap, berbagai kegiatan yang digelar oleh seluruh elemen Nahdliyin ini memberikan dampak positif, terutama pada kalangan kader muda NU tentang sejarah peran santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Baca Juga:  Banyak Main Game Saat Puasa Bisa Menjadikan Rugi

“Sejarah peran santri dan ulama itu penting diketahui para pelajar kita mas, agar tak ada lagi sejarah yang tak mencatat peran para santri untuk keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara kita dalam menjaga NKRI,” pungkasnya.

Pawai ta’aruf yang digelar oleh MWC NU Padang ini diarak keliling antar desa di kecamatan Padang, selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, kegiatan ini juga bertujuan merekatkan ukhuwah islamiyah antar warga NU.

Pewarta: Rokhmad

Editor: Redaksi