Kapolres Lumajang Lepas Karnaval Pawai Budaya Sekaligus Pamitan

oleh -dibaca 446 orang

NU-LUMAJANG.OR.IDSumberejo – Kepala Polisi Resort Lumajang, Arsal Sabhan, melepas Karnaval Pawai Budaya dalam rangka Hari Santri Lumajang, di Depan Gedung NU Lumajang, Sumberejo, Sabtu 26/10/2019.

Dalam Sambutannya sebelum memberangkatkan Karnaval Pawai Santri, Arsal menekankan bahwa Hari Santri adalah kado yang di berikan oleh pemerintah kepada Kaum Santri.

“Kalau kita ceritakan akan panjang cerita tentang sejarah Hari Santri, ini adalah peringatan yang ke lima. Harus kita syukuri,” ungkap Arsal.

Selain itu Arsal juga berpamitan kepada masyarakat Lumajang karena dalam sepekan ini akan meninggalkan Lumajang dan akan diganti dengan kapolres yang baru.

Baca Juga:  PCNU Lumajang Gelar Buka Bersama Bupati

“Dalam sepekan ini mungkin akam sertijab dengan Kapolres yang baru,” terangnya.

Lumajang, kata Arsal tidak akan pernah lupa dari ingatannya karena anak yang paling kecilnya lahir di Kota Lumajang.

“Anak saya yang paling kecil Lahir di Lumajang, otomatis Aktenya tertera kota Lumajang, saya tak kan lupa pada Lumajang,” kata Arsal.

Arsal juga berharap Lumajang kedepan bisa menjadi kota yang maju. Karena Lumajang mempunyai potensi kekayaan alam yang luar biasa.

“Pariwisata Lumajang itu lebih indah Bnyuwangi, sangat berpotemsi untuk di kembangkan,” bebernya.

Baca Juga:  Klinik NU Menggelar Grebek Pasar Baru Lumajang

Bahkan, Lumajang juga punya Pura Mandagiri, pura terbesar, tempat hajinya orang hindu tiap tahun.

“Dari sana, potensi pariwisata Lumajang bisa dikembangkan lebih baik lagi,” lanjutnya.

Bahkan, menurut Arsal, berdasarkan penelitian yang berkembang, Lamajang adalah kerajaan islam pertama di Nusantara karena kuburan Arya Wiraraja yang berbatu Nisan, bukan di bakar seperti layaknya orang Hindu.

Diakhir sambutannya, Arsal juga meminta maaf kepada Warga Lumajang selama memimpin, karena manusia tidak luput dari salah.

Pewarta: Qosim
Editor: Redaksi

Klinik NU Lumajang