Ketua LDNU Lumajang: Paham Aswaja Annahdiyah Ajaran Islam Paripurna

oleh -dibaca 53 orang
Ketua LDNU Lumajang Paham Aswaja Annahdiyah Ajaran Islam Paripurna Masjid Nurul Huda Randuangung
Ketua LDNU Lumajang, Kyai Wahib, saat menyampaikan ceramahnya di Masjid Nurl Huda Randuangung, Senin, 14/10/2019

NU-LUMAJANG.OR.ID, Randuagung – Paham Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah merupakan ajaran islam paripurna di muka bumi ini. Hal ini dikarenakan, paham islam yang dilakoni warga NU ini memiliki silsilah yang sambung pada Nabi Muhammad, para sahabat dan para pengikutnya.

“Jika kita ingin beragama yang benar harus mengamalkan ajaran islam ala NU. Karena satu-satunya ajaran yang memiliki silsilah yang sampai pada Nabi Muhammad SAW,” sambut Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Lumajang, Kyai Wahib, saat mengisi ceramah dalam malam Lailatul Ijtima’ di Masjid Nurul Huda Randugung, Senin(14/10/19).

Baca Juga:  LDNU Gelar Malam Lailatul Ijtima' di Masjid Nurul Huda Randuagung

Lebih lanjut, singa podium ini di depan para jamaah, ajaran Islam Annahdliyah ini memiliki tiga pilar. Misal di bidang aqidah, Islam ala NU ini sambung pada Nabi muhammad melalui Abu Hasan Al-Asyari.

“Pun dibidang fikih, islam ala NU mengakui empat mazhab, yaitu mazhab Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Hambali dan Imam Syafi’i. Meski bagi kalangan ini, lebih banyak mengamalkan ajaran mazhab Syafi’i,” ceritanya, sambil mendapatkan tepuk tangan.

Bahkan dibidang tasawufnya, islam Ahlussunnah Wal jama’ah mengikuti Imam Junaidi Al-Baghdadi dan Imam Al-Ghozali.

Baca Juga:  Ketua PCNU: Arya Wiraraja, Raja Islam Pertama Di Tanah Jawa
Ketua LDNU Lumajang Paham Aswaja Annahdiyah Ajaran Islam Paripurna Masjid Nurul Huda Randuangung
Jajaran LDNU Lumajang foto bersama dengan pengurus Masjid Nurul Huda Randuagung

“Maka sangat beruntung, umat Islam yang melaksanakan ajaran Islam Ahlussunah wal Jama’ah. Karena ajaran islam paripurna, original dari Nabi Muhammad,” lanjutnya.

LDNU Lumajang mengajak kepada semua jamaah masjid tetap istiqomah menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan paham Islam Annahdiyah. Selain paham paripurna, juga paham ini relevan dengan kontek Indonesia.

“Buktinya, Warga NU bisa hidup rukun dengan sesama. Baik di lingkungan keluarga, masyarakat dan bernegara bangsa. Karena mereka menerapkan paham islam Aswaja yang moderat tersebut,” pungkasnya.


Pewarta: Ahmad
Editor: Redaksi