LPBH NU Lumajang Tandatangani MoU dengan UNILU

oleh -dibaca 135 orang

LUMAJANG – LPBHNU (Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama) Lumajang tandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan UNILU (Univeraitas Lumajang) yang berlangsung di Ruang Pertemuan UNILU pada Sabtu (5/10).

Dalam penandatanganan MoU, LPBHNU diwakili oleh Ahmad Zaki Ghufron, SH selaku Ketua sedangkan UNILU diwakili oleh Susilo, SH, MH selaku Dekan Fakultas Hukum.

Turut serta dalam acara penandatanganan tersebut Sekretaris LPBHNU Lumajang, Ikbal Zamzami, SH dan juga beberapa praktisi hukum.

Ahmad Zaki Ghufron menyampaikan bahwa MoU ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar sadar hukum melalaui pendekatan konvergen (terpadu).

“Keterlibatan LPBH dan Akademisi secara konvergen akan mempercepat tersampainya beberapa kebijakan hukum pemerintah, sehingga tidak terjadi salah tafsir dan polemik ditengah-tengah masyarakat” ujarnya

Baca Juga:  IPNU IPPNU Lumajang Melepas Kadernya Untuk Ikuti Diklatama

“Apalagi baru-baru ini RUU Pesantren sudah disahkan, artinya kita yang paham hukum juga punya tanggungjawab melakukan kajian dan sosialisasi pada masyarakat” imbuhnya.

Sedangkan, Susilo menyampaikan rasa terimakasihnya mewakili Civitas Akademika Fakultas Hukum atas ditandatanganinya MoU ini.

“Saya atas nama UNILU menyampaikan terimakasih pada LPBHNU Lumajang atas tertandatanganinya pakta kesepahaman ini, dan juga ini merupakan salah satu wujud pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi” ujarnya.

Ikbal Zamzami, selaku Sekretaris LPBHNU Lumajang menambahkan bahwa ada beberapa poin yang menjadi kesepakatan, diantaranya adalah memberikan Pendampingan Hukum, Penyuluhan dan Sosialisasi, serta membentuk Forum Kajian-kajian Hukum.

“Sebagai implementasi dari MoU, kami akan mengadakan kegiatan Konsultasi Hukum Gratis nanti pada pelaksanaan acara Hari Santri Nasional 2019 di Lumajang” ungkap Ikbal

Baca Juga:  Syaikh Muhammad Doakan Bupati Lumajang di Pendopo Aryawiraraja

“Dalam kegiatan tersebut, diharapkan semua masyarakat Lumajang yang memiliki masalah hukum dipersilahkan untuk hadir dan berkunsultasi pada kami” imbuhnya.

Menurut Ikbal, untuk menyikapi UU Kepesantrenan, LPBHNU akan menyelenggarakan kegiatan sosialisai, Karena UU Kepesantrenan ini begitu penting untuk NU, sebab pesantren memiliki hubungan relasi ke NU an.

“Dan program kami juga akan menyelenggarakan kegiatan Isbat Nikah, karena menurut data kami, di Lumajang masih banyak pasangan yang belum memiliki Akta Nikah” lanjut Ikbal.

“Isbat Nikah ini penting, karena berkaitan langsung dengan masa depan anak, karena dengan Isbat Nikah akan menjadi sebuah jaminan perlindungan bagi hak-hak anak akibat dari sebuah perkawinan” tutupnya. (fwd)