Upzis NU-Care Lazisnu Pasirian Gelar Santunan Anak Yatim

oleh -dibaca 166 orang
Upzis NU-Care Lazisnu Pasirian Gelar Santunan Anak Yatim

NU-LUMAJANG.OR.ID, Pasirian – Momentum 10 Muharram dijadikan sebagai Idul Yatama, berdasarkan anjuran untuk menyantuni anak-anak yatim pada hari tersebut. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat menyayangi anak-anak yatim. Dan beliau lebih menyayangi lagi pada hari Asyura (tanggal 10 Muharram).

Dalam memperingati 10 Muharram 1441 H, UPZIS NU-CARE LAZISNU Kecamatan Pasirian menggelar acara santunan anak yatim.

Acara ini dilaksanakan di berbagai tempat. Di Desa Pasirian UPZIS NU-CARE Lazisnu Pasirian bekerja sama dengan UPZIS Ranting Pasirian dan BP3MNU Desa Pasirian, di Desa Kalibendo UPZIS NU-CARE Lazisnu Pasirian bekerja sama dengan LP. Ma’arif NU MTs-MA Unggulan NURUL ISLAM BADES dan UPZIS Ranting Kalibendo, dan di Desa Selok Anyar UPZIS NU-CARE Lazisnu Pasirian bekerjasama dengan Takmir dan Gerakan Pemuda Masjid At-Taqwa dan UPZIS Ranting Selok Anyar.

Baca Juga:  Upzis Lazisnu Pasirian dan Muslimat NU Bades Santuni 45 Anak Yatim

“Kegiatan ini dalam rangka untuk memperingati 10 Muharram dan mensyukuri nikmat Tahun Baru Hijriyah 1441 H sekaligus menjadikan momentum untuk mensyiarkan Panji NU.”

Ada 3 Acara yang dilaksanakan di Pasirian pada tanggal 10 Muharram 1441 H ini, di Pasirian ada santunan 23 Anak Yatim, di Kalibendo ada santunan 23 Anak Yatim, dan di Selok Anyar ada santunan 19 Anak Yatim” ungkap Ustadz Ahmad Sa’dullah Ketua UPZIS KEC. PASIRIAN.

Disampaikan Ustadz Ahmad Sa’dullah, santunan ini bisa terlaksana berkat support teman-teman kader yang menggerakkan G-Koin NU Peduli. Meskipun hasil G-Koin belum maksimal, tapi Alhamdulillah UPZIS bisa turut berpartisipasi memberikan kontribusi dan donasi untuk kegiatan itu. Berharap, kedepan G-Koin ini semakin meningkat.

Baca Juga:  Kembangkan Peternakan, LP2NU Lumajang Fokus Pengemukan Sapi

Sementara itu, Ustadz Rifa’i selaku sekretaris UPZIS Kec. Pasirian mengungkapkan bahwa G-Koin ini akan semakin dimaksimalkan, sehingga program LAZISNU Kab. Lumajang perlahan bisa direalisasikan.

“Baru bulan Agustus kemarin kita mendistribusikan kaleng G-Koin, basisnya masih pengurus MWC, PRNU, dan Kader sehingga masih sedikit yang terdistribusikan. Tapi Alhamdulillah, bulan ini kita dapat menggelar acara yang sebagian konstribusinya dari G-Koin ini,” ungkap Ustadz Rifa’i.

“Mudah-mudahan bulan depan dan seterusnya G-Koin ini semakin bertambah, tujuannya untuk mengharap berkah NU dan sebagai syiar NU di Kecamatan Pasirian, ” imbuhnya.


Pewarta: Rifa’i
Editor: Tim LTN NU Lumajang