Selain Rumuskan Formulasi Kaderisasi, PC PMII Lumajang Juga Rawat Toleransi

oleh -dibaca 205 orang
Selain Rumuskan Formulasi Kaderisasi, PC PMII Lumajang Juga Rawat Toleransi

NU-LUMAJANG.OR.ID , Senduro – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Lumajang lakukan konsensus pimpinan dengan menggelar MUSPIMCAB II Jum’at,(13-15/19) di Kantor Kecamatan Senduro.

“Musyawarah Pimpinan Cabang atau MUSPIMCAB PMII merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah Konferensi Cabang (KONFERCAB). Forum ini memiliki kewenangan untuk merumuskan serta menetapkan formula kaderisasi, strategi gerakan dan produk hukum PMII lainnya di cabang kabupaten Lumajang”, tegas Mahmud Ansori selaku ketua pelaksana.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Ketua Umum PMII Cabang Lumajang H. Syaiful Anwar (HSA), “Meskipun nantinya seluruh peserta sidang memiliki kewenangan untuk merumuskan aturan-aturan yang sesuai dengan kearifan lokal Lumajang, namun jangan sampai bertentangan dengan aturan diatasnya seperti hasil MUSPIMDA (Musyawarah Pimpinan Daerah), hasil MUSPIMNAS (Musyawarah Pimpinan Nasional) dan Hasil Kongres di Palu pada tahun 2017”, tegasnya setengah berorasi.

Baca Juga:  Sarbumusi Lumajang Kecam Pengesahan UU Cipta Kerja

Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi masing – masing lembaga (Komisariat dan Rayon) se – Kabupaten Lumajang baik yang definitif maupun yang masih persiapan. Masing – masing lembaga mendelegasikan lima kader terbaiknya dengan ketentuan tiga (3) peserta aktif dan dua (2) peserta pasif.

Disamping gelar MUSPIMCAB, PMII Lumajang juga adakan Dialog Kebangsaan saat Opening Ceremony di Pura Mandara Giri Semeru Agung Senduro. Dengan mendatangkan narasumber dari tokoh – tokoh terkemuka lintas agama.

Baca Juga:  Mirwanuddin Tabayun dan Minta Maaf ke Kantor GP Ansor

“Hal ini bertujuan untuk merawat toleransi antar umat beragama, sharing ilmu tentang wawasan kebangsaan, serta membuka cakrawala pengetahuan kita tentang isu – isu yang sedang berkembang terutama isu yang mengatas namakan agama tentunya dari berbagai perspektif”, ungkap HSA.

MUSPIMCAB ini berlangsung dinamis selama tiga hari dan berakhir pada pukul 21.00 WIB (15/9).
Dalam sambutan penutupnya HSA menyampaikan bahwa hasil dari Musyawarah ini akan dijadikan acuan kaderisasi PMII Lumajang.

“Nantinya, hasil dari permusyawaratan ini secara keseluruhan akan dijadikan acuan kaderisasi PMII Lumajang kedepan dan akan ditinjau kembali jika dikemudian hari terdapat kekeliruan”., tutupnya.

Editor: Fitri Mahbubah