Fatayat NU Randuagung Meriahkan Muharram Dengan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

oleh -dibaca 104 orang

Pimpinan Anak cabang Fatayat NU Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jawa Timur, bersama badan otonom seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, menggelar santunan anak yatim dan dhuafa yang dilaksanakan di MWCNU Randuagung pada Minggu (1/9) yang bertajuk “Dengan Semangat Tahun Baru Islam, Kita Tingkatkan Kepedulian Antar Sesama”.

Kegiatan diawali rangkaian dengan pawai anak yatim menggunakan 2 kereta Motor yang diiringi Drum Band dari depan pasar Randuagung dan Finish di halaman MWCNU yang dikawal oleh Polsek Randuagung dan Banser NU.

Rangkaian kegiatan dalam menyambut peringatan datangnya bulan Muharram 1441 Hijriah juga dikemas dengan pengajian akbar dan ditutup dengan pemberian santunan anak yatim dan dhuafa.

Ketua PAC Fatayat NU, Umi Hasanah mengatakan, santunan diberikan kepada 150 anak yatim dan 200 kaum sebagai wujud kepedulian kepada khususnya bagi anak yatim yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Baca Juga:  Fatayat Randuagung Santuni Ratusan Anak Yatim dan Duafa

“Kami lakukan pawai diikuti drum band agar anak-anak juga mendapatkan rasa senang sebagai mana anak-anak diusianya, selain memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, kami juga menggelar pengajian akbar yang dihadiri masyarakat dengan menghadirkan ulama’ NU untuk memberikan tausiyah,” paparnya.

“Acara santunan anak yatim ini merupakan kegiatan yang rutin kami lakukan dalam menyambut datangnya bulan Muharram” tandasnya.

“Kali ini santunan yang kami berikan sebesar 100 ribu untuk tiap anak yatim dan bagi kaum duafa berupa paket sembako dan kesemuanya kami berikan pada masyarakat yang memang membutuhkan diwilayah kecamatan Randuagung” imbuhnya.

Baca Juga:  KH Afifuddin Muhajir: Aswaja NU Diakui Internasional

Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Ketua PAC Fatayat NU, Ketua Panitia Kegiatan, Umi Hanik juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada semua jajaran Pengurus MWC NU khususnya Banser yang telah membantu suksesnya acara.

“Jika tahun kemaren kami hanya menyantuni 100 anak yatim dan 150 dhuafa, alhamdulillah tahun ini kami bisa menyantuni 150 anak yatim dan 200 dhuafa” ungkapnya.

Salah satu warga penerima santunan dari dusun Langsepan Desa Randuagung, Ibu Nasir (62) dengan raut wajah bahagia mengungkapkan, rasa sukurnya dengan diselenggarakan kegiatan ini.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih pada Fatayat NU karena telah diberikan kesempatan untuk menerima bingkisan sembako dan merasa terbantu dalam meringankan beban kebutuhan sehari-hari” ujarnya.

(faid)