Gelar Bahtsul Masail, LBM NU Bahas Pernikahan Sirri

oleh -Dibaca oleh 135 Warga NU
Gelar Bahtsul Masail, LBM NU Bahas Pernikahan Sirri
Berobat ke Klinik NU Lumajang

Kedungjajang – Pengurus Cabang Lembaga Bahtsul Masail Nadhlatul Ulama (PC LBM NU)  Lumajang  mengadakan event Bahtsul Masail yang mengundang delegasi dari semua pesantren se-kabupaten Lumajang dan dari semua unsur MWC NU se-Lumajang, pada Ahad 25 Agustus 2019.

Event ini bertempat di Yayasan Hidayatul Mubatadi’in yang familiar dengan nama YAHTADI, yang diasuh oleh KH. Muhammad Muslich yang merupakan salah satu ketua Tanfidziyyah PCNU Lumajang, di desa Curahpetung kecamatan Kedungjajang kabupaten Lumajang.

Dalam event tersebut, selain digelar musyawarah atau Bahtsul Masail Diniyyah, juga dilakukan sosialisasi program PC LBM NU Lumajang selama empat (4) tahun kedepan dan tanggal realisasinya.

Advertisements
Lazisnu Lumajang

Dalam kesempatan tersebut para Koordinator Perangkat (Korkat) juga melakukan penyempurnaan kepengurusan atau restrukturisasi PC LBM NU. Dilakukan penambahan dan pemindahan kepengurusan dengan pertimbangan-pertimbangan yang beliau miliki.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Diresmikan, Dinas Kesehatan Kunjungi Klinik NU

Dalam pembahasan atau bahtsul masail kali ini, PC LBM NU membahas beberapa masalah yang dibagi menjadi empat deskripsi masalah.

Deskripsi masalah yang pertama membahas masalah yang berkaitan dengan pernikahan sirri dengan segala konsekwensinya, baik ditinjau dari hukum agama atau perundang-undangan hukum positifnya.

Gelar Bahtsul Masail, LBM NU Bahas Pernikahan Sirri

Pembahasan ini cukup ulet dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk menemukan rumusan yang bisa disepakati oleh semua peserta bahtsul masail. Saking uletnya, acara yang start mulai dari jam 10.00 WIB sampai jam 14.00 WIB ini hanya menghasilkan dua item pertanyaan dari satu deskripsi yang pertama saja. (Hasil bahtsul masail akan dipublikasikan setelah dilakukan penyempurnaan rumusan, referensi dan tata bahasa).

Yang hadir dalam event tersebut, dari mushohhih, perumus dan KORKAT PC LBM adalah:

  • KH. Abdul Kafi Anas Mahfudz (Mushohhih)
  • KH. Ahmad Qusyairi (Perumus)
  • KH. Abdul Wadud Navis (Perumus)\
  • KH. Muhammad Darwis (Korkat)
  • KH. Maksum Madyari (Korkat)
  • KH. Muhammad Muslich (Korkat, Shohibul Bait)
Baca Juga:  Hutang Mayit Tanggung Jawab Siapa? Jika Warisan Tidak Cukup

Adapun wakil Rais sekaligus mushohhih, KH. Ahmad Hanif SQ yang biasanya tidak pernah absen dalam setiap acara bahtsul masail, kali ini berhalangan hadir. Karena suatu udzur yang tidak bisa ditinggal ataupun diwakilkan.

Dari pihak PCNU, sempat hadir ketua tanfidziyyah, Gus Muhammad Mas’ud di awal-awal sebelum acara dimulai. Beliau tidak bisa menuggu acara dimulai. Karena harus menghadiri acara Konferensi MWC NU Klakah, yang waktu dan harinya memang bertepatan dengan acara bahtsul masail kali ini. (Zainal/sim)