NU Care Lazisnu Senduro Launching Program YATIM SMART

oleh -dibaca 74 orang

Senduro– Komitmen pemberdayaan dan berbagi untuk sesama bukan isapan jempol, hal tersebut itu pula yang mendasari NU Care Lazisnu Senduro melaunching program “Yatim Smart” di rumah Pak Paino Desa Kandangan Senduro Lumajang, Jum’at (16/08/19).

Hadir dalam acara tersebut, ketua MWCNU Senduro Kiai Khobir Ali, Fauzi Anwar Sekretaris NU Care Lazisnu Senduro, jajaran pengurus MWCNU Senduro, pengurus Ranting NU, kader NU Dusun Pancen, masyarakat dan beberapa anak yatim binaan.

Acara yang dimulai sejak jam 13.00 itu berjalan khidmat. Dalam sambutannya, MWCNU berharap program ini dapat membantu keperluan-keperluan lain. “meskipun sekolahnya digratiskan oleh lembaga, tetapi keperluan lain-lainnya perlu dipikirkan, dan Lazisnu berpikir soal itu,” ungkapnya di depan hadirin.

Baca Juga:  Bersama Lintas Elemen, NU Lumajang Bacakan Deklarasi Damai

Program yang diberi nama Yatim Smart ini dilauching untuk keperluan pendidikan anak-anak yatim. Anak yatim yang hendak melanjutkan ke madrasah diniyah, pondok pesantren dan sekolah akan dicover dari program ini. Bahkan lebih lanjut, program ini juga diperuntukkan dhu’afa. “Kedepan, program ini tidak hanya untuk anak yatim saja, tetapi juga akan mencover dhu’afa,” imbuhnya.

Hingga hari ini, sudah dua ranting yang melanuching program ini. Ust. Fauzi Anwar, Sekretaris LAZISNU Senduro menyampaikan bahwa Lazisnu sudah memiliki data base untuk dijadikan binaan LAZISNU. “Sementara ini, baru dua ranting yakni Kandangan dan Pandansari, ke depan seluruh ranting di Senduro akan melakukan hal yang sama,” tuturnya.

Baca Juga:  PC. IPNU-IPPNU Siap Gelar Makesta dan Lakmud

Senada dengan itu, Ust. Imron Jalil Ketua Ranting NU Pandansari yang sekaligus Bendahara LAZISNU Senduro, menyampaikan bahwa di Lazisnu Pandansari 25 anak setiap bulan akan selalu dapat santunan. “Hingga hari ini, Pandansari sudah memiliki binaan sebanyak 25 anak dan di Kandangan 19 anak yatim dan 9 dhu’afa. Untuk Pandansari, tadi malam kita launching saat pengajian umum,” ungkapnya. (One)