PC RMI NU Lumajang Gelar Acara Puncak MDT Award 2019

oleh -dibaca 73 orang
PC RMI NU Lumajang Gelar Acara Puncak MDT Award 2019
Penyerahan Piala Bergilir MDT Award di Pendopo Aryawiraraja Lumajang

Lumajang– Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PC RMI NU) Lumajang menggelar Acara Puncak Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Award. Kegiatan ajang prestasi ini, dilaksanakan di pendopo Arya Wira Raja Lumajang, Selasa (18/06/19).

Hadir dalam acara ini, Ketua PCNU Lumajang, Gus Mas’ud, PJ Sekretaris Daerah Agus Triono, Perwakilan Kementrian Agama Lumajang, dan sejumlah ratusan Perwakilan Madin Se-Lumajang.

Lomba ini merebutkan piala bergilir Bupati Lumajang dan pembinaannya. Juara pertama akan mendapatkan uang 7,5 juta rupiah. ” Untuk juara dua akan mendapatkan uang sebesar 2,5 juta rupiah, sedangkan juara tiga akan memperoleh uang pembinaan 2 juta rupiah,” sambut ketua Lembaga Cabang RMI Lumajang, KH. Ahmad Dzunnajah.

Baca Juga:  PCNU Lumajang: Kemungkaran Dan Maksiat jadi Common Enemy

Kegiatan ini, ingin mendorong sekolah diniyah di Lumajang terus berbenah diri. Sehingga sekolah diniyah tak lagi dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. ” Kami berharap nantinya, Sekolah diniyah akan menjadi rujukan sekolah agamadi Lumajang,” imbuhnya.

Baca juga: Gus Dzun: MDT Award 2019 Ajang Madin Tingkatkan Kualitas

Karena nyatanya sekolah diniyah memiliki kontribusi jelas bagi pembangunan Lumajang khussunya, Indonesia pada umumnya. ” Kita bisa melihat alumni sekolah diniyah ternyata juga bisa sukses dan menduduki tempat strategis di negeri tercinta ini,” timpalnya.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan, PCNU Lumajang Manfaatkan Daun Jati Sebagai Bungkus Daging Kurban

Maka PC RMI Lumajang akan terus melakukan trobosan -trobosan dalam meningkatkan kulitas madrasah Diniyah di Lumajang. Tak hanya aspek kualitas Sumber Daya manusianya (SDM), tapi seluruh aspek dalam pendidikan sekolah Diniyah.

“Acara lomba ini akan menjadi stimulus bagi sekolah diniyah, untuk terus meningkatkan kualitasnya. terutama aspek administrasinya. Nantinya, sekolah diniyah Lumajang bisa sejajar dengan sekolah Formal,” tutupnya. (arif)