Ketua MWC NU Jatiroto: Generasi Sabiq, Lahiq dan Mahiq

oleh -dibaca 204 orang
Ketua MWC NU Jatiroto Generasi Sabiq, Lahiq dan Mahiq

Jatiroto – Kondisi belakangan yang kian banyak tantangan dalam dakwah Aswaja An-nahdliyah membuat Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Jatiroto Ahmad Timarudin prihatin.

Hal tersebut disampaikan pada acara Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan di Jatiroto, oleh MWC NU Jatiroto pada Kamis, 13 Juni 2019 malam.

Timar, panggilan akrabnya, mengawali sambutannya dengan menyampaikan rutinitas lailatul ijtima yang diadakan secara rutin selama 3 bulan sekali di tingkat MWC dan sebulan dua kali ditingkat ranting.

Baca Juga:  Bentengi Amaliah NU, Ranting Pandansari Adakan Kajian Fikih

Ketua MWC NU Jatiroto ini kemudian melanjutkan dengan menjelaskan fase generasi yang dilalui dalam kehidupan, dan juga dalam ber-NU.

“Fase tersebut dibagi menjadi tiga: Sabiq, Lahiq, dan Mahiq“, jelas Timar.

“Generasi Sabiq adalah masa dimana awal-awal pandahulu dan pendiri NU, dimasa ini Sangat kuat. Kedua adalah generasi Lahiq, adalah generasi yang berjalan di jalan pendahulunya dan tidak keluar dari jalan mereka”, paparnya.

Baca Juga:  NU Care Lazisnu Senduro Launching Program YATIM SMART

“Ketiga, adalah generasi Mahiq, yaitu generasi yang tertinggal jauh dari para pendahulunya, dimana ini adalah generasi yang lemah”, lanjut Timar.

Agar NU tidak lemah Timar menghimbau kepada Kader-kader NU untuk tetap istiqomah dalam memperjuangkan ajaran Aswaja An-Nahdliyah di tengah-tengah masyarakat.

Timar kemudian menutup sambutannya dengan membaca Tawasul Fatihah kepada pendahulu, pendiri dan penggerak NU, agar diberikan barokah kekuatan dalam memperjuangkan Nahdlatul Ulama.