Tekan Stagnasi: PC PMII Lumajang Gelar Konsolidasi Lintas Pengurus dan Buka Bersama

oleh -Dibaca oleh 20 Warga NU
PC PMII Lumajang Gelar Konsolidasi Lintas Pengurus dan Buka Bersama

Sukodono – Bulan suci Ramadhan sangat erat kaitannya dengan Buka Bersama (BukBer). Kesempatan dipenghujung Ramadhan ini juga dimanfaatkan oleh PC PMII Kabupaten Lumajang. Kemarin (03/06/19) di Pondok Asri Lumajang.

Dalam rangka konsolidasi lintas kepengurusan PMII se – Kabupaten Lumajang PC PMII Lumajang menjadi mediator tersampainya aspirasi-aspirasi mulai dari tingkatan Rayon hingga Komisariat pada acara yang dikemas dengan Buka Bersama tersebut.

Forum diskusi santai tapi serius ini melahirkan banyak rekomendasi serta refleksi khususnya kaderisasi yang berada di Kabupaten Lumajang.

H. Syaiful Anwar (HSA) ketua umum PMII Lumajang menilai bahwa kaderisasi PMII di Lumajang masih jauh dari kata progresif, dirinya juga menyampaikan agar forum santai ini dijadikan wadah untuk mengeksplorasi segala problem-problem yang dialami oleh pengurus rayon maupun komisariat selama menjadi pengurus.

“Pengurus Cabang akan mendengarkan dan InsyaAllah akan memberikan solusi, jadi tidak usah kaku apalagi ragu untuk menyampaikan pendapatnya, nanti dari permasalahan dan opsi-opsi para sahabat akan kami bahas di internal cabang dan kami jadikan bahan evaluasi serta secepatnya akan kami tindak lanjuti,” ungkap HSA.

Masih mengenai cabang, Ira Fadhila, Ketua Kopri Lumajang juga menghimbau agar kopri yang ada di Lumajang bisa mewarnai gerak laju PMII baik di wilayah kaderisasi maupun gerakannya.

PC PMII Lumajang Gelar Konsolidasi Lintas Pengurus dan Buka Bersama

Untuk sementara ini, poin-poin yang tertuang dalam forum tersebut antara lain :

  1. PMII Lumajang harus memiliki Siklus kaderisasi yang sistematis dan terstruktur
  2. Melakukan pemetaan kader sebagai Refleksi kaderisasi yang tindak lanjutnya adalah melakukan langkah-langkah taktis sebagai strategi dan taktik gerakan
  3. Membuat kalender kegiatan setiap tingkatan kepengurusan, untuk menghindari tumpang tindihnya kegiatan yg diketahui secara mendadak
  4. Membentuk tim khusus media dan kaderisasi
  5. Meminta PC untuk menfasilitatori pembahasan isu-isu lokal dan nasional yang berkembang.

Dalam penutupnya, HSA menyampaikan bahwa diskusi-diskusi seperti ini sangat perlu dilakukan, disamping melaraskan pola kaderisasi juga sebagai ajang sambung silaturahmi.

“Harapan saya, diskusi seperti ini terus berlanjut. Pengurus Cabang akan berupaya semaksimal mungkin untuk PMII Lumajang lebih progresif dan optimal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *