Peringati Haul Kyai Hasyim Ke-74, PCNU Lumajang Gelar Baca Yasin dan Tahlil

oleh -Dibaca oleh 110 Warga NU
Berobat ke Klinik NU Lumajang

Lumajang,- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) menggelar pembacaan Yasin dan Tahlil di Lorong Musi, Gedung NU Lumajang, Sabtu malam, (11/05/19). Kegiatan ini untuk memperingati wafatnya Pendiri dan Penggerak NU, kyai Hasyim Asy’ari ke-74.

Hadir dalam acara ini, seluruh pengurus PCNU Lumajang, lembaga-lembaga, Badan Otonom, Muslimat, Fatayat dan puluhan warga NU.

Acara yang dimulai setelah sholat tarawih ini, langsung dibuka ketua PCNU Lumajang, Gus Mas’ud, pembacaan surat Yasin, ustadz Ikhwanul Muttaqin, pembacaan tahlil, ketua Majelis Anak Cabang (MWC) NU Klakah, Kyai Suhari, dan pembacaan manakib dan doa, Wakil Syuriah NU, kiyai Hanif.

Advertisements
Lazisnu Lumajang
Baca Juga:  Klinik NU Menggelar Grebek Pasar Baru Lumajang

Ketua PCNU Lumajang, Gus Mas’ud, kegiatan ini guna memperingati ke-74 wafatnya pendiri Jam’iyah NU, Kyai Hasyim Asy’ari.

“Pada saat itu, Kyai Hasyim meninggal dunia, pada hari ke tujuh bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.

Memperingati Wafatnya kyai Hasyim Asy’ari ini, sangat penting bagi warga NU. Lebih lebih bagi pengurus NU Lumajang,

“Karena sejarah kyai Hasyim memiliki makna perjuangan. Warga NU dan pengurus NU bisa mentauladani perjuangan beliau,” lanjutnya.

Baca Juga:  MWC NU Yosowilangun Makan Bareng Jenang Suro dan Santunan

Apalagi, bagi NU Lumajang, memperingati meninggalnya kyai Hasyim Asy’ari, merupakan cara memelihara sanad antara PCNU Lumajang dengan pendirinya.

“Salah satu ciri khas NU, tetap meneguhkan sanad. Baik aspek perjuangan maupun amaliah ahlussunah wal jamaah,” tuturnya.

Acara ini merupakan langkah positif dalam menjaga tradisi NU. Sehingga hubungan antara NU dan pendirinya tersambung.

“Dengan cara ini, NU menyakini barokah dari pendiri NU akan mengalir pada semua warga NU yang membesarkan jam’iyah. Harapan, warga NU bisa tetap diakui sebagai santri kyai Hasyim Asy’ari,” tutupnya.