Lestarikan Tradisi, PCNU Lumajang Gelar Megengan dan Ziarah Massal

oleh -Dibaca oleh 23 Warga NU
Lestarikan Tradisi, PCNU Lumajang Gelar Megengan dan Ziarah Massal

Lumajang, Menyambut bulan suci Ramadhan datang, berbagai acara digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang. Seperti ziarah massal ke makam besar di Kelurahan Jogoyudan, Kota Lumajang, Minggu Sore, (05/05/19).

Hadir dalam ziarah massal ini, Jajaran Syuriah NU, Ketua PCNU Lumajang, Gus Mas’ud, Lembaga-Lembaga NU, Badan Otonom dan ratusan warga yang sedang melakukan ziarah ke makam leluhurnya.

Menurut Ketua Lembaga Dakwah NU (LDNU), Kyai Wahib, kegiatan ini bagian dari upaya PCNU Lumajang melestarikan tradisi nenek moyang. Tradisi megengan ziarah kubur telah dilaksanakan dan dicontohkan oleh pendahulu pendahulu kita.

“Sehingga budaya mengingat leluhur yang telah meninggal dunia ini, harus tetap dilestarikan. Tujuannya, Ziarah ini menyadarkan warga maupun anak pada kiprah nenek moyangnya. Karena orang-orang terdahulu telah ikut andil dalam memberikan kontribusi sejarah berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Dalam Tradisi megengan ini, biasanya diawali dengan berziarah ke makam nenek moyang. Setelah itu, Warga membawa makanan ke tempat yang ditentukan. Berbagai makanan dibawah para warga Lumajang. Ketika berkumpul itu, acara makan bersama ini dimulai.

Lestarikan Tradisi, PCNU Lumajang Gelar Megengan dan Ziarah Massal

“Ditengah gencarnya teknologi media, para milinial harus tahu tradisi nenek moyangnya. Sehingga mereka bisa mempelajari sejarahnya dalam mengisi kehidupan bangsa,” timpalnya.

Acara ziarah massal ini dimulai jam tiga, minggu sore. Berbagai rangkain acara digelar. Mulai pembacaan ayat suci al-quran, dan sholat nabi. Benar saja, acara yang bersamaan warga yang melakukan ziarah kubur ini, banyak warga ikut dalam acara megengan.

“Maka megengan ini bisa dikategorikan sebagai warisan wali songo. Karena menurut sejarah, Tradisi ini memang tradisi para wali di Indonesia. Maka tak salah, tradisi ini bagian dari ajaran Islam Nusantara,” tutupnya. (arif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *