Ketua PCNU Lumajang Launching Kampung Qur’an Desa Kalidilem

oleh -Dibaca oleh 289 Warga NU
Ketua-PCNU-Lumajang-Launching-Kampung-Quran-Desa-Kalidilem-Lumajang

Randuagung. Kampung Qur’an secara resmi dilaunching oleh Ketua PCNU Lumajang, Mohammad Mas’ud, S.Ag (Gus Mas’ud) pada hari kamis di Desa Kalidilem pada hari Kamis 02 Oktober 2019.

Kampung Qur’an sudah direncanakan PCNU Lumajang sejak 5 tahun yang lalu pada masa kepemimpinan Alm. Drs. Syamsul Huda, M.Pd namun baru terealisasi pada tahun ini.

Karena berdirinya kampung Qur’an bukan hal yang instan, beberapa persiapan harus dilakukan dengan matang. Diantaranya adalah faktor sumber daya manusia yang mumpuni di bidang Al-Qur’an dan memperkuat dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan program kampung Qur’an.

Lazisnu Lumajang

Program Kampung Qur’an merupakan salah satu program PCNU Lumajang yang pelaksanaannya secara penuh dipasrahkan kepada Badan Otonom NU yang membidangi khusus tentang Al-Qur’an, Jam’iyatul Qurra Wal Huffadh (JQH).

“Di Lumajang, Kampung Qur’an dibawah binaan PCNU, satu-satunya dan yang pertama hanya disini

“Jadi Kami berharap, Pemerintah desa dan masyarakat sanggup berpartisipasi dalam mendukung rintisan Kampung Qur’an sehingga menjadi contoh bagi desa dan kecamatan yang lain”, imbuhnya.

Bahkan demi mempercepat keberhasilan program, PCNU Lumajang siap mendatangkan Hafidz dan Hafidzoh untuk melakukan pembinaan dan memotifasi masyarakat.

Ketua-PCNU-Lumajang-Launching-Kampung-Quran-Desa-Kalidilem-Lumajang

Ada 5 Program Kampung Qur’an yang disampaikan langsung oleh Ketua JQH NU Lumajang, Mohammad Darwis. Yaitu:
1. Pengentasan buta huruf Al-Qur’an dari usia dini hingga lansia.
2. Pengembangan Tahfidzul Qur’an sebagai program lanjutan setelah mampu membaca dan menulis Al-Qur’an.
3. Pengembangan Qiro’atil Qur’an dengan didukung metode dan pembinaan dari JQH NU Lumajang.
4. Pengembangan seni kaligrafi Qur’an.
5. Menyelenggarakan majlis tafsir Qur’an yang dilaksanakan dalam waktu 1 minggu se kali.

Selain pelaksanaan program-program kampung Qur’an, Mohammad Darwis juga meminta kepada masyarakat untuk mendukung kegiatan dengan mematikan Hand Phone dan Televisi selama habis Maghrib dan Isya’ agar tidak mengganggu jam belajar anak-anak.

Selain itu Mohammad Darwis juga menganjurkan bahwa Al-Qur’an itu bukan hanya sekedar untuk dibaca, akan tetapi juga diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Acara Launching Kampung Qur’an di Desa Kalidilem, ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Mahrus Ali. (Fawaid)