PMII Cabang Lumajang Kecam Keras Aksi Brutal Penembakan di Masjid New Zealand

oleh -dibaca 123 orang
PMII-Cabang-Lumajang-Kecam-Keras-Aksi-Brutal-Penembakan-di-Masjid-New-Zealand

Lumajang, NU-Lumajang.or.id – Aksi solidaritas dan do’a bersama atas korban penembakan di dua masjid Kota Christchurch Selandia Baru (New Zealand) terus menerus digelar oleh masyarakat sebagai wujud kecaman keras dan mengutuk perbuatan yang tidak berprikemanusiaan tersebut.

Sebagai organisasi kemahasiswaan yang menjunjung tinggi Nilai Dasar Pergerakan, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Lumajang menggelar aksi solidaritas dan do’a bersama, Ahad (17/3/2019) malam.

Di awali dengan sholat Ghaib berjama’ah di Masjid KH. Anas Mahfudz, aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa ini diwarnai dengan parade lilin dari masjid KH. Anas Mahfudz menuju Adipura sembari melantunkan Sholawat dan Istighfar.

Pernyataan sikap yang sejenak mengheningkan jantung kota Lumajang ini dinahkodai langsung oleh Ketua Umum PC PMII Lumajang, H. Syaiful Anwar (HSA).
Menurutnya, tindakan tersebut tidak patut dilakukan dengan dasar dan alasan apapun karena akan menciderai nilai kemanusiaan.

Baca Juga:  Melonisty dan PC PMII Lumajang Salurkan Bantuan Bencana Lewat Lazisnu

HSA juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan berfikir jernih serta tidak terprovokasi dalam menyikapi aksi tersebut.

Menurutnya, tindakan-tindakan kekerasan, pembunuhan dan penebaran rasa benci bukanlah ajaran agama apapun.

PMII Cabang Lumajang Kecam Keras Aksi Brutal Penembakan di Masjid New Zealand

Ini Pernyataan sikap PC PMII Lumajang:

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 

Pernyataan sikap, Pengurus Cabang PMII Lumajang dengan ini mengecam dan mengutuk keras tindakan terorisme di New Zealand.

Pertama, menyatakan rasa duka yang mendalam kepada korban dan keluarga atas terjadinya tindakan terorisme yang sangat keji tersebut, kita doakan semoga korban termasuk golongan yang mati syahid.

Kedua, mengecam keras berbagai tindakan terorisme atas dasar dan latar belakang apapun yang menciderai nilai kemanusiaan, tindakan-tindakan kekerasan, pembunuhan dan penebaran rasa benci bukanlah ajaran agama apapun.

Ketiga, kami menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat khusunya Lumajang untuk tetap tenang dan berfikir jernih serta tidak terprofokasi oleh ujaran kebencian yang edarkan melalui video tersebut dan media sosial apapun, serta meminta untuk menghentikan penyebaran video kekejaman tindakan tersebut untuk menghindari agar tidak terjadi reaksi dan inspirasi kelompok ekstrimis lainnya yang tidak bertanggung jawab.

Keempat, marilah sama-sama masyarakat Lumajang kita sikapi peristiwa yang terjadi dengan tetap menjaga persaudaraan, mempererat persatuan dan merapatkan barisan untuk menolak kekerasan dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah persaudaraan kita semua.

Wallahul Muwaffieq Ilaa Aqwamittharieq
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh. “

 

Baca Juga:  Mengenang Alm. Muslimin Ghozali Sosok yang Idealis, Berani dan Totalitas Berorganisasi

(Taufiq)