Ikhtiar PC LDNU Lumajang Membumikan Aswaja di Lumajang

oleh -dibaca 143 orang
Ikhtiar-PC-LDNU-Lumajang-Membumikan-Aswaja-di-Lumajang

Lumajang, NU-Lumajang.or.id – Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Lumajang giat melakukan bermacam kegiatan dalam rangka membumikan Aswaja di Lumajang dengan berbagai kegiatan, diantaranya adalah menyapa masyarakat lebih dekat dengan beraswaja yang tepat dan benar yang dilaksanakan pada hari Kamis malam (31-01-19) di Musholla Al-Amin Desa Lempeni Kecamatan Tempeh.

Pada kesempatan tersebut LDNU mengajak Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Pemuda untuk menjaga Tradisi NU dengan mengenal sejarah dan budaya yang diwariskan oleh para muasis (pendiri) Nahdlatul Ulama’.

Hal tersebut dikuatkan kembali oleh KH. Sulaiman, Ketua MWCNU Kecamatan Tempeh yang menjelaskan bahwa sejarah berdirinya NU tidak dilakukan dengan radikal dan cara-cara kekerasan, melainkan dengan metode pendekatan kultur budaya yang toleran di masyarakat sehingga mudah diterima.

Baca Juga:  Kerjasama LPBI-NU Lumajang dan Bangil Wujudkan Desa Tangguh Bencana

KH. M. Ridwan yang merupakan salah satu dari Ulama’ NU memberikan pesan dan motivasi kepada Generasi Muda NU yang hadir bahwa keistiqomahan itu dapat menyelamatkan kita di dunia dan akhirat.

“Istiqomah sendiri maknanya adalah lurus, tegak atau di dalam bahasa bakunya konsisten. Menurut Ibnu Abbas memaknai istiqomah dengan tiga arti, pertama adalah istiqomah dengan lisan (sikap bertahan dengan membaca syahadat). Kemudian yang kedua adalah istiqomah dengan hati (melakukan segala dengan disertai niat yang jujur),” jelasnya.

“Dan terakhir adalah istiqomah dengan jiwa (menjalankan ibadah serta ketaatan kepada Allah secara terus menerus), ” tambahnya.

Baca Juga:  PC NU Lumajang Lantik Semua Lembaga NU

Keistiqomahan yang menyelamatkan kita menurut KH. M. Ridwan adalah istiqomah dalam beribadah untuk mengharap ridho Allah SWT.

Keistiqomahan tersebut diantaranya istiqomah dalam melaksanakan sholat berjamaah, istiqomah dalam melaksanakan sholat Dhuha, istiqomah dalam mengikuti majelis ilmu bersama para ulama’ dan istiqomah dalam bersedekah.

“Ranting NU sebagai ujung tombak terdepan Nahdlatul Ulama’ yang bersekatan secara langsung dengan jam’iyah harus mampu mendorong usaha membumikan aswaja agar tetap mengakar di masyarakat dalam era globalisasi saat ini yang sudah mulai muncul faham-faham radikal yang cenderung membid’ahkan bahkan yang lebih ekstim lagi mengkafirkan amaliah yang dilakakukan Nahdliyin,” pungkasnya.