Lawan Berita Hoax Tentang Banser, Cak Thoriq Sampaikan ini

oleh -dibaca 218 orang
Cak-Thoriq-Banser-Lawan-Berita-Hoax-Dengan-Kerja-Nyata

Lumajang, NU-Lumajang.or.id – Dalam beberapa waktu ini, Banser seringkali disudutkan dengan berbagai berita-berita “Hoax” maupun ujaran-ujaran kebencian dan kata-kata “Nyinyir” yang menyudutkan Banser.

Hal tersebut harus dilawan, tapi dengan cara mewujudkan kerja nyata dalam menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara sebagaimana disampaikan H. Thoriqul Haq, MML selaku Kasatkorcab Banser Lumajang dalam acara Rakorcab PC GP Ansor Lumajang di Gedung PKK Lumajang pada Sabtu (05/1/2018).

“Banser NU harus menjadi garda terdepan dalam melawan maraknya berita Hoax dengan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat, sebagaimana baru-baru ini Banser ikut turun langsung membantu korban banjir di Kecamatan Rowokangkung” ujarnya.

Selaku Kasatkorcab, Thoriqul Haq melaporkan bahwa pada saat ini anggota Banser yang telah mengikuti Diklatsar mencapai 160 orang, dimana dalam waktu dekat akan diselenggarakan Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang akan di ikuti oleh 1000 personil Ansor-Banser.

Baca Juga:  Kopdar LTN PCNU Lumajang, Manfaatkan Internet Sebagai Media Da'wah

Kedepannya Banser Lumajang harus semakin solid dan berkarakter yang diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah Lumajang dalam upaya mewujudkan Lumajang Hebat Bermartabat.

Selain itu Kasatkorcab juga akan melakukan pemetaan sesuai keahlian anggota agar mampu hadir di semua lini untuk mengisi Satuan-satuan Khusus Banser seperti: Densus 99 Asmaul Husna, Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Relawan Kebakaran (Balakar), Banser Relawan Lalu Lintas (Balantas), Banser Kesehatan (Banser Husada), Banser Maritim (Baritim) dan Banser Protokoler.

Cak-Thoriq-Banser-Lawan-Berita-Hoax-Dengan-Kerja-Nyata-Kasatkorcab

Pada Rakorcab kali ini juga di hadiri H. Alfa Isnaini, M.Si selaku Kasatkornas Banser dan juga hadir Kasatkorwil Banser Jawa Timur Yunianto serta jajaran Pengurus GP Ansor Lumajang.

Baca Juga:  Ketua PCNU Lumajang: Penutupan Tempat Hiburan Adalah Amanah Para Kiai

Menurut Alfa Isnaini, Perbedaan pandangan itu adalah sebuah anugrah jangan kita jadikan perbedaan itu untuk saling mencaci dan mencari-cari kesalahan, akan tetapi jadikan perbedaan sebagai media untuk saling memahami dan menghormati perbedaan agar tetap terwujud persatuan dan kesatuan.

Garis komando Banser sudah jelas mulai dari tingkat pusat sampai daerah, artinya apabila ada oknum Banser yang bertindak diluar garis koordinasi, maka kita wajib untuk saling mengingatkan agar tidak ditundangi kepentingan politik tertentu yang pada akhirnya akan memecah keutuhan Banser. (fwd)