LPBI PWNU Jatim Kirim Bantuan Korban Banjir Rowokangkung

oleh -dibaca 142 orang
LPBI PWNU Jatim Kirim Bantuan Korban Banjir Rowokangkung

Lumajang. Bencana banjir di desa Sidorejo dan desa Rowokangkung Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang menyedot banyak perhatian. Kali ini, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan IKlim (LPBI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengirim bantuan bagi korban bencana banjir tersebut.

Ketua LPBI NU Lumajang, Abdul Majid Ridwan, menjelaskan, ketua LPBI PWNU, Gus M.Amin dan koordinator penanggulangan tanggap bencana, M Yusuf, menyerahkan bantuan ini ke LPBI NU Lumajang. LPBI PWNU meminta pada LPBI NU Lumajang menyalurkan ke korban banjir.

“Sebenarnya, LPBI PWNU Jatim akan menyerahkan sendiri pada korban banjir di desa Sidorejo dan Rowokangkung, karena kondisi air telah surut, LPBI PWNU menunjuk LPBI Lumajang,” Ungkap laki-laki yang juga menjadi anggota Gus Durian ini di kantornya, Selasa, (25/12/18).

Baca Juga:  Lagi, NU Lumajang Kirimkan Air Bersih ke Kecamatan Padang

Lanjut, Pria yang akrab di panggil Ridwan ini, LPBI PWNU prihatin dengan musibah banjir yang merendam ribuan rumah tersebut. Bantuan ini bentuk kepedulian LPBI PWNU pada korban banjir.

“Kedatangan LPBI PWNU ke Lumajang ini, juga bagian tanggung jawab LPBI PWNU ke bencana banjir Lumajang, karena pada setiap bencana, LPBI harus hadir. Sebelum ke Lumajang, LPBI PWNU juga telah memberikan bantuan korban banjir di Kencong Jember,” Tambahnya.

LPBI PWNU Jatim memberikan bantuan 15 dos air mineral, 10 pack pampers ukuran besar, 7 pack pembalut ukuran besar dan 6 pack pembalut ukuran kecil.

Baca Juga:  Petakan Rawan Bencana, PC LPBI NU Lumajang Rakorwil Bersama PW LPBI NU

“Semua bantuan ini, sesuai dengan kebutuhan korban banjir, karena hasil koordinasi antara LPBI Lumajang dengan BPBD Lumajang, korban banjir membutuhkan bantuan pampers dan pembalut tersebut,” timpalnya.

LPBI PWNU juga menginstruksikan pada LPBI Lumajang terus mengawal terhadap bencana banjir di kecamatan Rowokangkung tersebut. Sehingga keberadaan LPBI Lumajang benar-benar dirasakan warga Lumajang, terutama warga Nahdiyyin.

“Meski banjir telah surut, LPBI terus memantau kebutuhan para korban banjir. Karena penanganan paska banjir, juga menjadi fokus LPBI Lumajang,” tutupnya.