LP Ma’arif NU Lumajang Ikut Rapat Koordinasi Ma’arif Se-Jawa Timur

oleh -dibaca 127 orang
LP-Ma'arif-NU-Lumajang-Ikut-Rapat-Koordinasi-Ma'arif-Se-Jawa-Timur

Blitar. Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlahtul Ulama mengikuti rapat Koordinasi LP Ma’arif Se-Jawa Timur di Blitar. Tujuannya, untuk membahas outlook pendidikan di tahun 2019.

Sekretaris Ma’arif Lumajang, Kurniadi Wahid, dalam acara itu, hadir semua LP Ma’arif Se-jawa Timur. Untuk Lumajang yang datang, Ketua Ma’arif, M. Yamin Dan Sekretarisnya.

“Dari masing-masing cabang ini, akan digali gagasannya, untuk memperkuat pendidikan Ma’arif di era Otonomi daerah dalam menyongsong 2019,” Ungkap laki-laki yang juga menjabat sekretaris Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Indonesai (IKAPMII), Senin (24/12/18).

Hadir pula dalam rapat koordinasi ini, ketua LP Ma’arif Jawa timur, LP Ma’arif pusat dan ketua Tanfidziah NU Jawa TImur.

Baca Juga:  Horeee....!!! PC LPNU Lumajang Buka Jasa Catering

“Kyai Marzuki Mustamar, memberikan arahan bagaimana perjuangan LP Ma’arif dalam menghadapi tahun 2019 tersebut. Karena tahun depan penuh dengan tantangan,” tambahnya.

Ada sekitar 50 ribu anak jalanan di Jawa Timur. Ini harus menjadi perhatian bagi LP Ma’arif. Sudah menjadi kewajiban, LP Ma’arif dalam mengentaskan kehidupan mereka.

“Kyai Marzuki juga meminta LP Ma’arif bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk memberikan pelatihan pada anak jalanan tersebut,” cerita laki-laki yang bisa dipanggil Wahid tersebut.

Disamping pula, peningkatan sumber daya manusia (SDM) LP Ma’arif. Karena kunci pendidikan bisa maju, SDM para guru juga harus meningkat.

“Selain itu, ketua Tanfidziyah NU Jatim ini, juga mengarahkan para supporter sepak bola yang nota bene anak-anak, harus menjadi perhatian LP Ma’arif, terutama sholatnya,” Lanjutnya.

Baca Juga:  LFNU Lumajang Bimbing Penentuan Arah Kiblat Musholla Baru

Tak kalah pentingnya juga, bahan ajar sekolah LP Ma’arif akan diseleksi ketat dari aswaja center. Ini untuk menyamakan visi dalam memperjuangkan ahlussunnah waljamaah.

“Juga, Kyai Marzuki, meminta LP maarif bekersama dengan Perguruan Tinggi. Karena banyak warga Nahdliyyin hanya lulusan paket C,” tambahnya lagi.

Rencananya, Rapat kordinasi akan dilaksanakan selama dua hari. Semoga dalam acara ini, bisa menghasilkan gagasan mengenai pendidikan Ma’arif kedepannya.

“Gagasan-gagasan ini, bisa memberikan kontribusi riil bagi perkembangan pendidikan di Lumajang, salah satunya terkait kembali menghidupkan pramuka,” pungkasnya

Klinik NU Lumajang