Ketua PW Pergunu Lantik PAC Pergunu Se-Lumajang

oleh -dibaca 96 orang

Nu-Lumajang.or.id. Ketua Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama ( PW PERGUNU) Jawa Timur melantik Pengrus Anak Cabang (PAC) Pergunu se-Lumajang di kantor Pengurus Cabang NU Lumajang. Pelantikan ini merupakan rangkaian dari pergantian kepenguran PAC Pergunu beberapa waktu lalu.

Hadir dalam pelantikan ini, pengurus PW Pergunu Jawa Timur, Pergunu se-Tapal Kuda, dan pengurus Cabang Pergunu Lumajang. Dalam sambutannya, Ketua PW Pergunu, H. Sururi, S.Ag, M.M, mengucapkan selamat bagi PAC yang dilantik ini. Ada 19 PAC Pergunu yang dilantik, ini menunjukkan organisasi Banom NU ini solid di Lumajang.

“Organisasi NU itu sangat besar. Di bawahnya banyak banom maupun lembaga. Salah satu banom yang besar, Pergunu ini. Dengan pelantikan, saya sangat berterima kasih, organisasi Pergunu Lumajang berjalan sehat,” jelasnya.

Sehingga dengan wadah Pergunu ini, semua guru NU masuk dalam Pergunu. Dalam oraganisasi ini, para guru NU bisa berdiskusi dan meningkatkan kualitasnya, baik jaringan mapun intelektualitasnya.

Baca Juga:  JIMAT Dukung Bupati Tutup V2 dan Tempat Usaha Berbau Maksiat

“Organisasi Pergunu ini wadah bagi guru NU. Baik guru formal maupun non formal, termasuk para dosen,” sambutnya, di hadapan ratusan pengurus PAC dan PC Pergunu Lumajang.

Pc pergunu Lumajang dilantik

Dengan dilantiknya PAC pergunu Se-Lumajang ini, Organisasi Pergunu Lumajang juga makin kuat dan lincah. Pergunu makin hebat dan bermartabat. “ Terutama bagi pergunu, dalam membentengi idiologi aswaja NU. Sehingga paham Aswaja ala NU tetap kokoh ditengah banyak rong-rongan paham di luar Aswaja,” lanjutnya.

Dalam pelantikan yang juga dihadiri, Kyai Sadid Jauhari Kecong ini, ketua PW Perguru juga meminta para guru NU di Lumajang makin meningkatkan kualitasnnya. Apalagi tantangan dan persaingan makin ketat kedepan . NU membutuhkan guru guru bisa menjawab tantangan zaman.

Baca Juga:  Hasil Konferensi: Ibnu Shodiq Pimpin MWC NU Candipuro

“Momentum Hari Guru Nasional (HGN) ini, Pergunu Lumajang harus melakukan instropeksi. Caranya, dengan melakukan perbaikan –perbaikan bagi kualitas para guru. Baik secara organisasi maupun individu,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Pergunu Lumajang, Farid Wazdi, meminta para pengurus PAC ini harus siap menjadi benteng rongrongan idiologi pemecah belah bangsa. Pergunu terus memperkuat paham Aswaja NU, baik pasa anak didik muapun para guru NU.

“Saya sepaham dengan ketua PW Pergunu, guru harus menjadi penjaga Aswaja NU. Sehingga Aswaja makin kuat,” ucapnya disela sela pelantikan.

Apalagi saat ini, juga momentum Hari Guru Nasional yang membawa tema Guru Hebat, NKRI berdaulat. Sudah menjadi keharusan, Pergunu Lumajang makin berkiparah dalam mempertahan NKRI.

“Satu-satunya caranya, guru harus berpegang teguh pada idiologi aswaja NU. Karena Pergunu memiliki Komitemn NKRI harga mati,” tutupnya.